Yay, karena ini tugas dari dosen jadi harus nulis NIM deh. Pak Dosen NIM saya 10110901. he he he
Algoritma adalah urutan langkah berhingga untuk memecahkan masalah logika atau matematika. Dalam kehidupan sehari-hari sebenarnya kita juga menggunakan algoritma untuk melakukan sesuatu.

Algoritma : urutan langkah-langkah atau instruksi-instruksi yang harus dilaksanakan untuk memecahkan masalah.
Flowchart : (Diagram alur) adalah urutan instruksi-instruksi program yang digambarkan dalam bentuk suatu diagram.
Program : sederetan instruksi atau perintah (dalam bahasa yang di mengerti oleh komputer) untuk melaksanakan tugas-tugas tertentu, sehingga menghasilkan suatu keluaran/output yang diharapkan.
Bahasa pemrograman : program yang berisikan instruksi-instruksi yang dimengerti oleh komputer. Ada 2 klasifikasi dalam bahasa pemrograman, yaitu;
- Low level language/bahasa tingkat rendah yang berorientasi pada mesin, contohnya: bahasa mesin/machine language dan bahasa rakitan/assembly language.
- High level language/bahasa tingkat tinggi adalah bahasa pemrograman yang berorientasi pada manusia. Contohnya : BASIC, PASCAL, COBOL, FORTRAN, C.
Sebuah algoritma merupakan deskripsi pelaksanaan suatu proses, dimana algoritma disusun oleh sederetan langkah instruksi yang logis.
Kata logis merupakan kata kunci dalam sebuah algoritma. Langkah-langkah di dalam algoritma harus logis, ini berarti hasil dari urutan langkah-langkah tersebut harus dapat ditentukan, benar atau salah. Langkah-langkah yang tidak benar dapat memberikan hasil yang salah.
Seperti disebutkan diatas, bahwa algoritma adalah urutan langkah-langkah atau instruksi-instruksi yang harus dilaksanakan untuk memecahkan masalah. Algoritma ini dituliskan dalam sebuah notasi yang disebut
Notasi Algoritma.
Notasi algoritma merupakan hal dasar yang harus diketahui oleh setiap orang yang ingin membuat suatu pogram, karena dalam notasi algoritma inilah terdapat kerangka-kerangka suatu program. Ciri notasi algoritma yang baik yaitu dapat diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa pemrograman. Hal yang penting mengenai notasi tersebut adalah mudah dibaca dan dimengerti. Meskipun demikian untuk menghindari kekeliriuan, ketaatan terhadap notasi perlu diperhatikan. Di bawah ini ada 3 notasi yang umum digunakan dalam penulisan algoritma, yaitu :
- Notasi Alami
- Flowchart/Diagram Alur
- Pseudo-Code (seperti kode)
1. NOTASI ALAMI
Penulisan algoritma dengan notasi alami adalah dengan cara menuliskan instruksi-instuksi yang harus dilaksanakan untuk memecahkan masalah dalam bentuk untaian kalimat deskriptif.
Dengan notasi bergaya kalimat ini, deskripsi setiap langkah dijelaskan dengan bahasa yang gamblang. Proses diawali dengan kata kerja seperti ‘baca’, ‘hitung’, ‘bagi’, ‘ganti’, dan sebagainya, sedangkan pernyataan kondisional dinyatakan dengan ‘jika…maka…’. Notasi ini bagus untuk algoritma yang pendek, namun untuk masalah yang algoritmanya besar, notasi ini jelas tidak efisien. Selain itu, pengkonversian notasi algoritma ke notasi bahasa pemrograman cenderung relative sukar.
2. FLOWCHART / DIAGRAM ALUR
Ada 2 jenis Flowchart :
1. flowchart sistem, adalah suatu gambar yang menjelaskan :
- file-file yang diproses oleh program
- jenis piranti yang digunakan oleh file
- operasi terhadap file (masukan ataupun keluaran).
2. flowchart program (biasa disebut flowchart saja), adalah suatu gambar yang menjelaskan urutan :
- Pembacaan data
- Pemrosesan data
- Pengambilan keputusan terhadap data
- Penyajian hasil pemrosesan data
Flowchart/Diagram Alur popular pada awal-awal era pemrograman dengan komputer (terutama dengan bahasa Basic, Fortran, dan Cobol). Diagram alur lebih menggambarkan aliran instruksi di dalam program secara visual dibanding memperlihatkan struktur program. Notasi diagram alur lebih cocok digunakan untuk masalah yang kecil, untuk masalah yang besar tidak cocok digunakan karena membutuhkan berlembar halaman kertas. Selain itu, pengkonversian notasi algoritma ke bahasa pemrograman cenderung relatif sukar.
Read the rest of this entry →